Cara Tepat Menyimpan Tempe Agar Tahan Lama
- https://www.vecteezy.com/photo/18821177
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Tempe merupakan salah satu makanan asli Indonesia yang tidak hanya lezat, tapi juga memiliki kandungan protein tinggi. Karena harganya yang terjangkau, banyak yang membelinya dalam jumlah banyak untuk persediaan di rumah.
Sayangnya, bila tidak disimpan dengan baik, tempe dapat cepat rusak, berjamur atau teksturnya dapat berubah.
Agar tempe yang Anda beli bisa bertahan lebih lama, berikut beberapa cara penyimpanan yang bisa diterapkan.
1. Penyimpanan di Suhu Ruang
Bagi yang berencana mengolah tempe dalam waktu 1 hingga 2 hari, Kamu bisa menyimpannya di suhu ruang.
Letakkan tempe tersebut di tempat yang sejuk dan kering, serta tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
2. Simpan di Kulkas
Bila Kamu membeli tempe dalam jumlah banyak dan belum menggunakannya dalam waktu dekat, sebaiknya simpan di dalam kulkas.
Agar tetap awet, sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, bungkus tempe dengan daun pisang atau kertas.
Cara ini dapat membantu menjaga kelembaban tempe dan menghindari pertumbuhan jamur yang tidak diinginkan.
Tempatkan tempe di bagian chiller atau rak tengah kulkas. Dengan cara ini, tempe dapat bertahan sekitar 5 hingga 7 hari, dan tetap segar saat akan dimasak.
3. Simpan di Freezer
Ketika Kamu ingin menyimpan tempe dalam kurun waktu yang lebih lama, tempatkanlah di dalam freezer.
Langkah awal yang harus dilakukan adalah memotong tempe sesuai dengan kebutuhan sehingga mudah digunakan nanti.
Bungkus tempe tersebut dengan plastik wrap atau aluminium foil, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock. Simpan di freezer dengan suhu kurang lebih -18°C.
Tempe yang disimpan di dalam kulkas bisa awet hingga 3 bulan lho!
Sebelum dimasak nanti, cairkan tempe terlebih dahulu di suhu ruang atau masukan ke bagian chiller selama beberapa jam.