Tuntut TNI Ditarik, Presiden Prabowo Sebut Perlu Diperdebatkan!
- YouTube @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden RI, Prabowo Subianto angkat bicara terkait salah satu tuntutan paling kontroversial, yaitu penarikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari pengamanan sipil.
Alih-alih mengiyakan, Presiden Prabowo justru menganggap tuntutan ini perlu diperdebatkan secara serius.
Alasannya, menurut Prabowo Subianto, tugas TNI adalah melindungi rakyat dari berbagai ancaman, sebuah tanggung jawab yang tidak bisa dikesampingkan.
Prabowo Subianto berpendapat bahwa TNI bertugas untuk melindungi rakyat dari berbagai ancaman, termasuk terorisme.
"TNI berpendapat bahwa tugas TNI adalah melindungi rakyat dari berbagai ancaman, termasuk terorisme dan kerusuhan," ujar Presiden RI, Prabowo Subianto. Selasa, 9 September 2025.
Terkait tuntutan penarikan TNI dari pengamanan sipil, Prabowo Subianto menganggap hal itu perlu dibicarakan.
Menurut Prabowo keputusan semacam itu tidak bisa diambil secara terburu-buru.
"Mengenai penarikan TNI dari pengamanan sipil, Prabowo Subianto menganggap tuntutan ini perlu diperdebatkan," tutur Prabowo Subianto. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.
Sikap tegas Presiden Prabowo ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan dengan mudah mengabulkan tuntutan yang dianggap dapat membahayakan keamanan nasional.
Diskusi mendalam akan diperlukan untuk mencari solusi yang tepat.