Stimulus ekonomi 2025 pemerintah siapkan program besar serap tenaga kerja

Purbaya Yudhi Sadewa dan Airlangga Hartarto
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/371264-pemerintah-gelontorkan-bantuan-beras-10-kg-sampai-november-airlangga-untuk-desember-tunggu-evaluasi

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas lapangan kerja melalui berbagai program strategis dalam paket stimulus ekonomi.

img_title Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Segera Tindak Tegas Tambang Ilegal di Hutan

Hal itu menjadi salah satu topik utama dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Senin, 15 September 2025

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian terhadap program strategis yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.

img_title Dua Jam Bertemu, Prabowo dan Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Prancis

Airlangga menuturkan, program pertama yang dibahas adalah koperasi desa merah putih.

“Koperasi desa merah putih yang mencapai 80 ribu ditargetkan menyerap sekitar 681 ribu tenaga kerja, hingga satu juta orang pada Desember,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dilansir dari presidenri.go.id

img_title Indonesia Berencana Beli Minyak Rusia, Pertamina Bakal Tindak Lanjut Sesuai Arahan

Selain itu, program kampung nelayan merah putih juga menjadi prioritas dengan target pembangunan 100 desa nelayan pada tahun 2025. 

“Tahun ini targetnya 100 desa dengan penyerapan 8.645 tenaga kerja, dan dalam jangka panjang sebanyak 4.000 titik diperkirakan mampu menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” kata Airlangga. 

Sektor kelautan turut mendapat perhatian, terutama melalui revitalisasi tambak di kawasan Pantura seluas 200 hektare yang diperkirakan dapat menampung hingga 168 ribu pekerja.

Tak hanya itu, agenda modernisasi kapal nelayan juga menjadi sorotan pemerintah.

“Pemerintah menyiapkan 1.000 kapal nelayan yang menciptakan 200 ribu lapangan kerja, termasuk kapal ukuran 30 GT hingga 2.000 GT untuk koperasi dan perusahaan BUMN,” terang Menko Bidang Perekonomian

Di luar sektor maritim, pemerintah juga menyiapkan program perkebunan rakyat melalui replanting 870 ribu hektare lahan. Menurut Airlangga, langkah ini diyakini mampu menyerap jutaan pekerja baru.

“Program ini ditargetkan mampu menciptakan lebih dari 1,6 juta lapangan kerja dengan fokus pada komoditas seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala,” kata Airlangga.