Ramadhan Mengajarkan Menjadi Pribadi Yang Optimis
- Istimewa / VIVA Banyuwangi
Doa Iblis itu pun dikabulkan Allah SWT.
Benar, kamu yang termasuk diberi penangguhan waktu (QS Al Araf 15).
Tapi demikianlah Iblis, pengenalannya kepada Allah, pengabulan doanya, tidak menjadikan dia menjadi makhluk yang tahu bagaimana harus berbakti.
Ia lebih memperturutkan hawa nafsunya untuk membalas dendam kepada Bani Adam, dengan tekadnya untuk sebanyak mungkin menyesatkan manusia dari jalan kebenaran.
Sedangkan kita orang-orang yang beriman, memliki sifat optimis bahwa setiap kesalahan sebesar apa pun juga, asal kita bertaubat dengan benar pasti akan Allah ampuni.
“Setiap manusia pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat.” (H.R. Tirmidzi).
“Katakanlah, “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Az Zumar: 53).