Langgar Jam Operasional, Warga Peringatkan Dump Truk Tambang
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
Sementara itu, juru bicara pengelola tambang, Nur Ali Mansur membantah adanya pelanggaran kesepakatan yang dilakukan oleh pengelola tambang.
Nur Ali Mansur, juru bicara tambang Wongsorejo
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
"Tidak benar itu. Kita masih menjalankan kesepakatan dan seluruh kewajiban pada warga dan desa sudah kita penuhi," ungkap Nur Ali Mansur saat dihubungi Banyuwangi.viva.co.id
Sedangkan Camat Wongsorejo, Ahmad Nuril Fallah membenarkan pemasangan banner peringatan warga atas pelanggaran jam operasional dump truk pengangkut material tambang.
Camat Wongsorejo, Ahmad Nuril Fallah
- Dovalent Vandeva Derico/ VIVA Banyuwangi
"Benar. Banner peringatan itu ada. Warga sendiri yang pasang," kata Camat Wongsorejo saat dihubungi Banyuwangi.viva.co.id di ruang kerjanya.
Aktifitas pertambangan di Dusun Pal 7 Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi Jawa Timur terus menimbulkan pro dan kontra.
Warga di Dusun Alasmalang Desa Alasrejo Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi Jawa Timur yang terkena dampak langsung tidak mendapatkan perhatian sepenuhnya.
Penyerahan dana kompensasi dari tambang untuk warga
- Istimewa
Dana kompensasi untuk sembako dan perbaikan jalan dari pengelola tambang senilai 120 juta, juga masih simpang siur keberadaan serta peruntukannya.
Kini, permasalahan terkait pelanggaran jam operasional dump truk pengangkut material tambang juga mulai dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan serta merugikan.