12 Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia, Kekayaan Budaya Nusantara

Ilustrasi tradisi lebaran di indonesia
Sumber :
  • https://pin.it/27DDrGpAz

Budaya, VIVA Banyuwangi – Indonesia dengan keragaman budayanya yang memukau, merayakan Idulfitri dengan cara yang unik di setiap daerahnya. Lebih dari sekadar hari kemenangan setelah sebulan berpuasa, Lebaran di Indonesia adalah perayaan yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai budaya.

Tradisi Penampan Suku Osing, Ritual Sakral Menyambut Lebaran di Banyuwangi

Dari ujung barat hingga ujung timur Nusantara, setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk merayakan momen istimewa ini. Tradisi-tradisi ini tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan antar masyarakat.

Artikel ini akan mengajak Anda menjelajahi 12 tradisi unik Lebaran yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mengungkap pesona dan makna di balik setiap perayaan, serta merayakan kekayaan budaya Nusantara yang tak ternilai.

1. Meugang – Aceh

Mudik di Bulan Ramadan, Apa Harus Tetap Berpuasa?

Tradisi Meugang adalah tradisi memasak dan makan daging bersama yang dilakukan oleh masyarakat Aceh menjelang Lebaran. Tradisi ini biasanya dilakukan selama tiga hari berturut-turut sebelum hari raya Idulfitri. Meugang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan selama bulan Ramadan.

2. Grebeg Syawal – Yogyakarta

Grebeg Syawal adalah tradisi tahunan yang diadakan oleh Keraton Yogyakarta untuk merayakan Idulfitri. Dalam tradisi ini, gunungan yang berisi hasil bumi dan makanan khas diarak dari Keraton menuju Masjid Gedhe Kauman. Gunungan ini kemudian diperebutkan oleh masyarakat sebagai simbol berkah.

3. Perang Topat – Lombok, Nusa Tenggara Barat

Hangatnya Kebersamaan di Balik Asap "Bakar Batu": Tradisi Papua yang Sarat Makna

Perang Topat adalah tradisi unik yang menggabungkan unsur agama dan budaya. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Lombok setelah salat Idulfitri dengan saling melempar ketupat sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen. Tradisi ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

4. Pawai Pengon – Jember

Pawai Pengon adalah tradisi Lebaran yang dilakukan oleh masyarakat Jember dengan mengarak oncor (obor) keliling kampung. Tradisi ini biasanya dilakukan pada malam takbiran dan menjadi simbol penerangan hati setelah sebulan berpuasa.

5. Ngejot – Bali

Meskipun mayoritas penduduk Bali beragama Hindu, tradisi Ngejot menunjukkan toleransi dan kebersamaan antar umat beragama. Tradisi ini dilakukan dengan memberikan makanan kepada tetangga dan kerabat, termasuk yang beragama Islam, saat Lebaran.

6. Ronjok Sayak – Bengkulu

Ronjok Sayak adalah tradisi membakar tempurung kelapa yang disusun menyerupai gunung api. Tradisi ini dilakukan pada malam takbiran dan menjadi simbol penerangan hati serta rasa syukur atas kemenangan setelah berpuasa.

7. Binarundak – Sulawesi Utara

Binarundak adalah tradisi membuat dan menyajikan hidangan khas Lebaran yang terbuat dari beras ketan, santan, dan gula merah. Hidangan ini biasanya disajikan kepada tamu yang datang berkunjung saat Lebaran.

8. Festival Meriam Karbit – Kalimantan Barat

Festival Meriam Karbit adalah tradisi menyalakan meriam karbit yang terbuat dari batang pohon kelapa. Tradisi ini dilakukan pada malam takbiran dan selama hari raya Idulfitri. Suara meriam karbit yang menggelegar menjadi simbol kegembiraan dan kemenangan setelah berpuasa.

9. Ngadongkapkeun – Banten

Ngadongkapkeun adalah tradisi mengunjungi keluarga dan kerabat yang lebih tua untuk meminta maaf dan bersilaturahmi. Tradisi ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan.

10. Perang Ketupat – Kudus, Jawa Tengah

Perang Ketupat adalah tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat Kudus setelah salat Idulfitri. Tradisi ini dilakukan dengan saling melempar ketupat sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen dan kebersamaan.

11. Baraan – Sumatera Selatan

Baraan merupakan tradisi berkeliling kampung untuk bersilaturahmi dengan tetangga dan kerabat. Tradisi ini dilakukan secara berkelompok dan menjadi ajang untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

12. Makan Bajamba – Minangkabau, Sumatera Barat

Makan Bajamba adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah besar yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau saat Lebaran. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan kesetaraan antar anggota masyarakat.

Tradisi-tradisi unik ini menunjukkan kekayaan budaya Nusantara yang beragam dan memperkuat tali silaturahmi antar masyarakat Indonesia.