Kapal Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, 4 Orang Tewas dan 3 Lainnya Hilang

Laka laut di Grajagan, Banyuwangi
Laka laut di Grajagan, Banyuwangi
Sumber :
  • Litalia Putri / VIVA Banyuwangi

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Sebuah kapal pencari ikan dengan nama lambung Mekar Jaya terbalik usai diterjang ombak di perairan Pelawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi pada Selasa (5/9) malam. Akibatnya, 4 orang tewas dan 3 lainnya hilang.

Kapal nelayan yang membawa 27 anak buah kapal (ABK) itu dilaporkan terbalik usai dihantam ombak besar saat akan memasuki kawasan pelabuhan Grajagan.

“Seluruh ABK yang berada di kapal ikut tercebur ke laut, 20 orang diantaranya berhasil menyelamatkan diri,” kata Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan kepada banyuwangi.viva.co.id (6/9).

Budi menjelaskan, kapal mengalami kecelakaan saat akan kembali bersandar di pelabuhan setelah selesai melaut. Nahasnya, saat sampai di kawasan Pelawangan kapal dihantam ombak besar hingga terbalik.

Kapal nelayan jurek (slerek) bernama Mekar Jaya itu, lanjut Budi, merupakan milik H. Yasin yang beralamat di Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Pruwoharjo. Kapal ini dilaporkan berangkat dari Pelabuhan Grajagan pada Selasa (5/9) sekitar pukul 14.00 WIB dengan dinahkodai oleh Sukar (65), warga Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo.

“Sampai saat ini korban yang baru diketemukan rinciannya, 4 orang meninggal dunia dan 3 orang masih dalam pencarian,” ujarnya.

Keempat korban yang meninggal diantaranya adalah nahkoda kapal bernama Sukar (65), Marno (60), asal Tembokrejo, Muncar, Toso (55), asal Wagut, Srono, dan Wakik (35), asal Jember. Sementara itu, tiga orang yang masih dalam pencarian yaitu Tolib (55), warga Bojonegoro, Dorik (60), warga Desa Tamanagung, Cluring, dan To (30), warga Dusun Gumukrejo, Purwoharjo.